Lokasi Anda
Beranda > Bilateral > Indonesia Ambil Langkah Konkret untuk Laksanakan MoU Kesehatan dengan Korea Selatan

Indonesia Ambil Langkah Konkret untuk Laksanakan MoU Kesehatan dengan Korea Selatan

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, drg. Oscar Primadi, MPH, menyempatkan waktunya untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Deputy Minister for Planning and Coordination, Ministry of Health and Welfare of South Korea, Mr. Ganglip Kim, di sela-sela pertemuan Global Health Security Agenda (GHSA) Steering Group Meeting di Paris, Prancis (18/12).

Pertemuan bilateral tersebut dilaksanakan untuk membahas dan menyepakati naskah Plan of Action (PoA) sebagai implementasi dari MoU RI-Korea Selatan yang telah ditandatangani sebelumnya oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan Korea Selatan pada 9 November 2017 di Bogor. Korea menyambut baik inisiatif Indonesia dalam menginisiasi penyusunan PoA tersebut.

Sekjen Kemenkes RI, Oscar Primadi, menyatakan bahwa kedua belah pihak memiliki semangat yang sama, untuk menindaklanjuti implementasi MoU. “Kami telah mencapai konsensus untuk semua kegiatan yang dikembangkan dalam Rencana Aksi (Plan of Action/PoA). PoA mengelaborasi lebih detail program kerja sama prioritas untuk kedua belah pihak yang akan dilaksanakan selama periode masa berlaku MOU,” kata Oscar.

Adapun program kerja sama dalam PoA yang yang telah disepakati kedua belah pihak, antara lain:

  1. Kerja Sama transfer knowledge dan technology di bidang Robotic Surgery dan Organ Transplantation antara RSCM dan Seoul National University Hospital (SNUH)
  2. Kerja Sama Pembangunan Pusat Ginjal RSCM (RSCM Kidney Center) dibawah asistensi SNUH
  3. Kerja Sama Sister Hospital antara RS Jiwa Soeharto Herdjan dan Yong-in Mental Hospital
  4. Pembangunan Pabrik Kantong Darah, kerja sama antara Kimia Farma and Tae-chang Korean Pharmaceutical Company
  5. Pengembangan Kapasitas Laboratorium Vaksin Biofarma melalui penyusunan Roadmap Pengembangan Vaksin Baru kerjasama dengan counterpartnya di Korea.

“Saya menilai bahwa kegiatan-kegiatan yang tercantum dalam Joint Action Plan merupakan bentuk kegiatan yang nyata yang dapat meningkatkan pembangunan kesehatan di kedua negara”, tutur Oscar saat berbincang-bincang dengan Ganglip Kim.

Top