Lokasi Anda
Beranda > Bilateral > TIM KEMENKES TINJAU KLINIK INDONESIA-AFGHANISTAN

TIM KEMENKES TINJAU KLINIK INDONESIA-AFGHANISTAN

Tim Kementerian Kesehatanyang dipimpin Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan, dr. Andi Saguni, MA, telah berkunjung ke Klinik Indonesia-Afghanistan di Kabul pada hari Senin (2/3). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat kondisi dan fasilitas Klinik di Komplek Indonesia Islamic Center (IIC) yang merupakan bantuan hibah Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Afghanistan. Pembangunan klinik sendiri hanya memakan waktu 6 bulan, dari Maret hingga September 2019 dengan biaya hibah pemerintah Indonesia tahun 2018 sebesar 1,1 juta dollar atau sekitar 16 miliar rupiah.

Tim Kemkes ke Kabul_1
Kunjungan dr. Andi Saguni bersama Tim Kemenkes didampingi perwakilan KBRI Kabul

“Bangunan telah sesuai dengan yang disepakati antara Indonesia dan Afghanistan ” jelas Andi saat peninjauan di lokasi klinik. “Pembangunannya cepat, bagus, dan relatif murah dibandingkan di Indonesia” tambahnya. Saat berkeliling, Tim Kemenkes RI melihat langsung bangunan klinik IIC yang diberi nama resmi Indonesia-Afghanistan Friendship Clinics terdiri dari 3 (tiga) lantai, yaitu dua lantai untuk pelayanan dan satu lantai perkantoran.

Tim Kemkes ke Kabul_2
Klinik Persahabatan Indonesia-Afghanistan (tampak depan)

Lantai pertama untuk registrasi dan pelayanan kesehatan bagi wanita, termasuk pelayanan persalinan, sedangkan lantai kedua untuk pelayanan kesehatan anak dan laki-laki. Sementara lantai ketiga disediakan tempat tidur, dapur, ruang makan dan gudang. Halaman klinik juga dilengkapi kantor dan rumah dokter, dna dibelakang klinik dibangun incinerator dan genset listrik untuk menunjang operasional klinik.

Peralatan kesehatan juga cukup memadai dengan kondisi baik dan cukup lengkap. Klinik diharapkan dapat digunakan sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Afghanistan, “Sampai saat ini belum ada fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam radius 23 km”, jelas Duta Besar RI di Kabul, Dr. Arief Rachman MD, ketika bertemu Tim Kemenkes setelah melakukan kunjungan. “Kami mengapresiasi kedatangan Kemenkes guna melihat situasi dan kondisi klinik yang kita bangun” ujar Dubes Arief sebelum melepas Tim Kemenkes kembali ke Indonesia, “kita berharap klinik ini dapat menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk membantu memulihkan kondisi serta komitmen Indonesia menjaga perdamaian di negara Afghanistan” tambahnya.

Tim Kemkes ke Kabul_3
Penyerahan Sertifikat Apresiasi oleh Dubes RI Kabul kepada dr. Andi Saguni
Top
Biro Kerja Sama Luar Negeri. Membuka Pintu Kerja Sama Internasional untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan Nasional